SELAMAT DATANG DI WEBSITE BIN KORPS PELAUT

 

Link Terkait

 

 


                                                           

 

PEMBEKALAN

ASISTEN OPERASI KASAL

LAKSAMANA MUDA TNI HARI BOWO, M.Sc.

PADA

SAFARI BINKORPS PELAUT TA 2012

                        

 

YANG  TERHORMAT ………….

YANG SAYA HORMATI SELURUH PEJABAT TERAS…………, PARA PERWIRA KORPS PELAUT SERTA SELURUH PESERTA SEKALIAN.

 

ASSALAMU’ALAIKUMWARAHMATULLOHI  WABAROKATUH.

SELAMAT  PAGI  DAN  SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA.

 

MENGAWALI PENGARAHAN INI, MARILAH KITA SENANTIASA MEMANJATKAN PUJI SYUKUR KEHADIRAT ALLAH SWT, KARENA BERKAT RAHMAT DAN KARUNIA-NYA KITA DAPAT MENGIKUTI ACARA SAFARI PEMBINAAN PERWIRA KORPS PELAUT WILAYAH TIMUR DI RUANG RAPAT BONTOMARANMU MAKO LANTAMAL VI MAKASSAR INI. KEGIATAN INI ATAU YANG DAPAT KITA NAMAKAN TATAP MUKA, DISKUSI DAN SALING TUKAR PIKIRAN, MERUPAKAN KEGIATAN YANG SANGAT PENTING. KARENA KITA DAPAT BERTUKAR PIKIRAN DAN BERDISKUSI UNTUK BERBAGI PENGALAMAN SERTA MEMECAHKAN BERBAGAI PERMASALAHAN YANG SEDANG KITA HADAPI. DENGAN DEMIKIAN SESULIT APAPUN PERMASALAHAN ITU, JIKA KITA HADAPI BERSAMA AKAN MENDAPATKAN  KEMUDAHAN DAN HASIL YANG OPTIMAL.

 

BEBERAPA WAKTU YANG LALU, KITA TELAH MELAKSANAKAN KEGIATAN SAFARI BINKORPS PELAUT UNTUK WILAYAH BARAT YAITU DI JAKARTA DAN BATAM SERTA WILAYAH TIMUR DI SURABAYA DAN SEKARANG GILIRAN DI MAKASSAR SEBAGAI RANGKAIAN KEGIATAN YANG KITA RENCANAKAN. DARI SEMUA RANGKAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN TERSEBUT DAPAT SAYA SIMPULKAN BAHWA TERDAPAT KEINGINAN YANG KUAT DARI SELURUH PERWIRA KORPS PELAUT UNTUK MEMBANGUN SISTEM PEMBINAAN KORPS PELAUT YANG LEBIH BAIK DAN MENJADIKAN KORPS PELAUT SEBAGAI LEADING DENGAN DIDUKUNG OLEH KORPS LAIN DALAM MEWUJUDKAN TNI AL YANG HANDAL DAN DISEGANI.  HAL INI TERBUKTI DARI SIKAP PROAKTIF DAN MASUKAN-MASUKAN YANG DISAMPAIKAN OLEH PESERTA TERUTAMA DALAM RANGKA PEMBINAAN KARIER MAUPUN DALAM PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS LAINNYA.

 

DALAM RANGKA MEMBANGUN SISTEM PEMBINAAN PERWIRA KORPS PELAUT YANG LEBIH KOMPREHENSIF, SEBAGAI PEMBINA KORPS PELAUT PERLU MELAKUKAN PENINJAUAN LAPANGAN TERHADAP EKSISTENSI KORPS PELAUT DIMANAPUN BERTUGAS DAN BERADA MELALUI KEGIATAN SAFARI PEMBINAAN KE DAERAH SEPERTI YANG KITA LAKSANAKAN PADA SAAT INI. KITA MENYADARI, BAHWA POLA PEMBINAAN PADA SAAT INI MASIH MEMERLUKAN PENYEMPURNAAN DALAM BERBAGAI ASPEK SEHINGGA MASUKAN DAN PERMASALAHAN DIDAERAH DAPAT MENJADI PERTIMBANGAN GUNA MERUMUSKAN DAN MEMETAKAN LANGKAH-LANGKAH PEMBINAAN PERWIRA KORPS PELAUT. 

 

BEBERAPA HAL YANG MELATAR BELAKANGI KEGIATAN SAFARI BINKORPS  PELAUT INI ADALAH BAHWA :

 

PERTAMA,TANTANGAN PERSAINGAN MASA DEPAN SEMAKIN KETAT BAIK INTERNAL KORPS PELAUT MAUPUN EXTERNAL KORPS PELAUT.

 

KEDUA,    SISTEM PEMBINAAN KARIER PERWIRA KORPS PELAUT SAAT INI MASIH PERLU PENATAAN SECARA KOMPREHENSIF.

 

KETIGA,    DISINYALIR SAAT INI TELAH TERJADI DEGRADASI SIKAP MORAL (ATTITUDE) PERWIRA KORPS PELAUT, APABILA HAL INI TIDAK KITA TANGANI SECARA DINI AKAN SANGAT MERUGIKAN BAIK TERHADAP ORGANISASI MAUPUN PRIBADI SEORANG PERWIRA. SEBAGAI CONTOH BANYAKNYA KEJADIAN KECELAKAAN KAPAL DAN PESUD YANG FATAL DAN MENIMBULKAN KERUGIAN  PERSONEL  DAN  MATERIAL.

 

KEEMPAT,PERLUNYA MEMBANGUN SISTEM BANK DATA SEBAGAI BAHAN CHIEF CORPS DALAM PEMBINAAN KARIER PERWIRA KORPS PELAUT.

 

DIDALAM KEGIATAN SAFARI BINKORPS PELAUT INI, BEBERAPA HAL YANG AKAN DISAMPAIKAN ANTARA LAIN BERKAITAN DENGAN BAGAIMANA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KEBANGGAAN SEBAGAI PERWIRA KORPS PELAUT, BAGAIMANA KONDISI PERSONEL KORPS PELAUT SAAT INI, BERBAGAI TANTANGAN DAN PELUANG YANG HARUS DIHADAPI SEHINGGA MENIMBULKAN TUNTUTAN KOMPETENSI PERWIRA KORPS PELAUT SERTA ADANYA MASUKAN-MASUKAN DARI PERWIRA KORPS PELAUT YANG ADA DILAPANGAN UNTUK PEMBINAAN SELANJUTNYA. DISAMPING ITU TUGAS-TUGAS KEDEPAN YANG SEMAKIN BERAT DAN KOMPLEKS.

 

DARI SISTEM PEMBINAAN PERSONEL YANG BERLAKU DI TNI ANGKATAN LAUT, BAHWA BINPERS ADALAH FUNGSI KOMANDO, DIMANA SETIAP ATASAN ATAU KOMANDAN SATUAN MEMPUNYAI KEWENANGAN TERHADAP PEMBINAAN PERSONEL DI SATUAN TERSEBUT. DITAMBAH DENGAN BAGAIMANA UPAYA UNTUK MEMENUHI STANDARISASI KEMAMPUAN PROFESI SEBAGAI PERWIRA KORPS PELAUT MAKA OUTPUT YANG INGIN DIHASILKAN DARI KEGIATAN SAFARI BINKORPS PELAUT INI ADALAH BAGAIMANA MENGHASILKAN PERWIRA KORPS PELAUT YANG BERKUALITAS, SEHINGGA KEGIATAN INI KITA LAKSANAKAN TIDAK HANYA PADA SATU TEMPAT SAJA TETAPI DI SELURUH KOTAMA TNI  ANGKATAN  LAUT.

 

PARA PERWIRA KORPS PELAUT YANG SAYA BANGGAKAN,

 

          KEBERHASILAN DI DALAM PEMBINAAN PERSONEL TNI ANGKATAN LAUT BUKAN HANYA TANGGUNG JAWAB APARAT PENGEMBAN FUNGSI PEMBINA PERSONEL, AKAN TETAPI JUGA TANGGUNG JAWAB SEMUA APARAT PENGEMBAN FUNGSI PENGGUNA PERSONEL, DALAM HAL INI SEMUA ATASAN. IMPLEMENTASI DAN TANGGUNG JAWAB PEMBINAAN PERSONEL INI DISEBUT SEBAGAI FUNGSI KOMANDO ATAU BINPERS FUNGSI KOMANDO. KOMANDAN ATAU PIMPINAN KESATUAN SEBAGAI PENGEMBAN FUNGSI PENGGUNA PERSONEL  MEMPUNYAI TUGAS DAN KEWAJIBAN, PERANAN DAN WEWENANG UNTUK MELAKSANAKAN, MENGKOORDINASIKAN DAN MENGENDALIKAN PEMBINAAN TERHADAP PERSONEL DIBAWAHNYA.

 

PARA PERWIRA KORPS PELAUT YANG SAYA BANGGAKAN,

 

UNTUK KELANCARAN PELAKSANAAN PEMBINAAN PERWIRA KORPS PELAUT AGAR SISTEM PEMBINAAN KORPS BERJALAN SESUAI HARAPAN, DIBENTUK SUATU WADAH NON STRUKTURAL YANG BERKEDUDUKAN LANGSUNG DIBAWAH ASISTEN OPERASI KASAL YANG SEKALIGUS MENJABAT SEBAGAI KETUA PEMBINA KORPS PELAUT. KETUA PEMBINA KORPS PELAUT DALAM PELAKSANAANNYA DIBANTU OLEH PARA STAF PEMBINA KORPS BAIK YANG ADA DITINGKAT PUSAT MAUPUN YANG ADA DI KOTAMA-KOTAMA OPERASIONAL DAN MELAKSANAKAN FUNGSINYA SESUAI DENGAN KEWENANGAN MASING-MASING.

 

MEKANISME PEMBINAAN PERWIRA KORPS PELAUT DITITIK BERATKAN PADA SASARAN MASUKAN DALAM PROSES PENEMPATAN JABATAN, PENDIDIKAN, PENUGASAN DAN KEPANGKATAN. SECARA UMUM MEKANISME PELAKSANAAN PEMBINAAN SECARA GARIS BESAR ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

 

KETUA KORPS BESERTA STAF PEMBINA KORPS PELAUT MENGUMPULKAN DATA JABATAN MAUPUN DATA PERWIRA KORPS PELAUT UNTUK DISARANKAN KEPADA ASPERS KASAL SELAKU KETUA PEMBINA PROFESI PERSONEL TNI AL DALAM RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PROSES PATJAB, DIKBANG DAN KENKAT SEHINGGA DIHARAPKAN NANTINYA AKAN DIDAPATKAN PERWIRA KORPS PELAUT YANG PROFESIONAL UNTUK MENJADI KADER PEMIMPIN TNI AL YANG DIHARAPKAN. SEDANGKAN UNTUK SIDANG YANG AKAN DILAKSANAKAN OLEH KETUA PEMBINA PROFESI PERSONEL TNI AL (ASPERS KASAL) DILAKSANAKAN SESUAI DENGAN JADWAL SIDANG DEWAN YANG TELAH  DITENTUKAN.  KAITANNYA DENGAN SIDANG PATJAB NANTI ASPERS KASAL YANG DIWAKILI OLEH KADISMINPERSAL AKAN MENJELASKAN LEBIH LANJUT.

 

PARA PERWIRA KORPS PELAUT YANG SAYA BANGGAKAN,

 

PROGRAM ZERO ACCIDENT DAPAT DIJADIKAN PROGRAM BERKELANJUTAN MENJADI BUDAYA TNI AL DALAM SETIAP MELAKSANAKAN KEGIATAN OPERASI MAUPUN LATIHAN.  DALAM CATATAN SAYA SEJAK PROGRAM INI DIGULIRKAN MASIH TERJADI KECELAKAAN ALUTSISTA BAIK KRI MAUPUN PESUD,  SEHINGGA MENIMBULKAN KERUGIAN PERSONEL MAUPUN MATERIIL. KECELAKAAN ALUTSISTA TERSEBUT DISEBABKAN BEBERAPA HAL ANTARA LAIN MENURUNNYA KEMAMPUAN ALUTSISTA YANG SUDAH TUA, MENURUNNYA TINGKAT KEWASPADAAN DAN PURBA JAGA DAN MENURUNNYA KETRAMPILAN DAN KEMAMPUAN PARA PENGAWAK ALUTSISTA SERTA  KURANGNYA PEMAHAMAN DAN PENGETAHUAN TENTANG PROSEDUR ALAT UTAMA DAN PENDUKUNG. OLEH KARENA ITU KEPADA PARA PERWIRA SEKALIAN SAYA PERINTAHKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIRI SESUAI BIDANG TUGASNYA, TAAT DAN BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PERINTAH BAIK ITU PERINTAH LISAN MAUPUN TERTULIS. MEMAHAMI DAN MELAKSANAKAN TUGAS POKOKNYA DENGAN BENAR SERTA MEMATUHI STANDAR OPERATION PROCEDURE (SOP) YANG BERLAKU DALAM SETIAP PENUGASAN GUNA MENGURANGI KERUGIAN PERSONEL MAUPUN MATERIIL AKIBAT KECELAKAAN KERJA.

 

HAL LAIN YANG PERLU MENDAPAT PERHATIAN ADALAH BAGAIMANA KITA MELAKSANAKAN TUGAS-TUGAS BAIK SEBAGAI STAF MAUPUN SEBAGAI KOMANDAN SATUAN. PERLU KITA PAHAMI BERSAMA BAHWA PENUGASAN BAGI SEORANG PERWIRA ADALAH SUATU KEBANGGAAN, NAMUN DISISI LAIN DIDALAM PENUGASAN TERSEBUT DITUNTUT ADANYA TANGGUNG JAWAB TERHADAP APA YANG DITUGASKAN KEPADA KITA. SEORANG KOMANDAN SATUAN BAIK SEBAGAI KOMANDAN KRI MAUPUN KOMANDAN SATUAN DI PENDIRAT MERUPAKAN KEPANJANGAN TANGAN DARI PEMIMPIN TNI ANGKATAN LAUT.  OLEH KARENA ITU, DALAM MELAKSANAKAN TUGAS-TUGASNYA HENDAKNYA TETAP BERPEDOMAN PADA ATURAN-ATURAN YANG ADA MAUPUN KEBIJAKAN YANG TELAH DIGARISKAN OLEH PIMPINAN.  SEORANG KOMANDAN SATUAN TIDAK DIPERKENANKAN BERTINDAK DILUAR ATAU MELEBIHI BATAS KEWENANGAN YANG TELAH DIBERIKAN.  APALAGI SEGALA SESUATU YANG BERKAITAN DENGAN MASALAH PERTAHANAN DILAKSANAKAN SECARA TERPUSAT.

 

MOMENTUM PEMBENTUKAN KOWILA RI YANG DIDALAMNYA MENCAKUP ARMADA BARAT, ARMADA TENGAH DAN ARMADA TIMUR DALAM RANGKA VALIDASI ORGANISASI TNI AL, BUKAN DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENGEMBANGAN KEKUATAN AKAN TETAPI SEBAGAI UPAYA UNTUK MENYEDERHANAKAN RENTANG KENDALI DAN EFEKTIFITAS OPERASI  AGAR MAMPU MERESPON SETIAP ANCAMAN DENGAN CEPAT SESUAI PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEGIS DAN MEMENUHI TUNTUTAN TUGAS KEDEPAN.

 

SATU HAL YANG TIDAK KALAH PENTINGNYA ADALAH BERKAITAN DENGAN TUGAS KITA DALAM PENANGANAN MASALAH AKTIFITAS NELAYAN DI PERBATASAN ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA. SAYA SAMPAIKAN JUGA BAHWA  BEBERAPA WAKTU YANG LALU TELAH DISEPAKATI DALAM BENTUK MEMORANDUM OF UNDERSTANDING (MOU) ANTARA PEMERINTAH INDONESIA DENGAN MALAYSIA YAITU MOU COMMON GUIDELINES CONCERNING TREATMENT OF FISHERMEN BY MARITIME LAW ENFORCEMENT AGENCIES OF MALAYSIA AND THE REPUBLIC OF INDONESIA MERUPAKAN PEDOMAN UMUM DALAM PENANGANAN TERHADAP NELAYAN KEDUA NEGARA DI BEBERAPA WILAYAH YANG MASIH OVER-LAPPING ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA. UNTUK ITU, SESUAI ISI MOU TERSEBUT, AGAR UNSUR-UNSUR DILAPANGAN MELAKSANAKAN HAL-HAL SEBAGAI BERIKUT:

 

·                    MELAKUKAN LANGKAH-LANGKAH PENCEGAHAN, SEPERTI PENYEBARAN INFORMASI KEPADA PARA NELAYAN DAN PEMILIK-PEMILIK INDUSTRI PERIKANAN SERTA MELAKSANAKAN PATROLI YANG TERKOORDINASI.

·                    TINDAKAN-TINDAKAN YANG DIAMBIL SAAT TERJADI KASUS PELANGGARAN:

 

o   PEMERIKSAAN DAN PERMINTAAN UNTUK MENINGGALKAN AREA HARUS DILAKSANAKAN SECARA BAIK DAN SOPAN TERHADAP PERAHU-PERAHU NELAYAN, KECUALI MEREKA YANG MENGGUNAKAN PERALATAN TANGKAP IKAN YANG ILLEGAL, SEPERTI MENGGUNAKAN BAHAN PELEDAK DAN ZAT KIMIA SERTA LISTRIK.

 

o   PEMBERITAHUAN PEMERIKSAAN DAN PERMINTAAN UNTUK MENINGGALKAN AREA HARUS DILAPORKAN DENGAN BAIK KEPADA FOCAL POINTS.

 

o   MELAKSANAKAN KOMUNIKASI LANGSUNG DAN TERBUKA ANTAR LEMBAGA PENEGAK HUKUM MARITIM KEDUA BELAH PIHAK SECARA BAIK DAN CEPAT.

 

WILAYAH-WILAYAH YANG MASIH TERJADI OVER LAPPING BERKAITAN DENGAN PERBATASAN YAITU:

o   PERAIRAN UTARA SELAT MALAKA,

o   PERAIRAN TANJUNG DATU DAN LAUT CHINA SELATAN

o   PERAIRAN LAUT SULAWESI. 

 

PERMASALAHAN PERBATASAN LAINNYA ANTARA INDONESIA DENGAN NEGARA TETANGGA AKAN DISAMPAIKAN OLEH DISHIDROS DALAM HAL INI DIWAKILI OLEH KASUBDISPETA.

 

PARA PERWIRA KORPS PELAUT YANG SAYA BANGGAKAN,

 

BEBERAPA WAKTU YANG LALU, TEPATNYA PADA SAAT PELAKSANAAN SAFARI BINKORPS PELAUT DI WILAYAH SURABAYA, TELAH DI-LOUNCHING WEBSITE BINKORPS PELAUT.  DENGAN ADANYA WEBSITE BINKORPS PELAUT INI, PARA PENGGUNA KHUSUSNYA PERWIRA KORPS PELAUT BISA BERINTERAKSI DAN MENGAKSES INTERNET DALAM MENTRANSFORMASIKAN INOVASI DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI YANG MEMBERI NILAI TAMBAH PEMBINAAN PERSONEL  KOPRS PELAUT YANG DIHARAPKAN.  SAAT INI WEBSITE BINKORPS PELAUT MEMILIKI KONTEN-KONTEN MENU YANG BERISIKAN INFORMASI YANG SANGAT BERGUNA UNTUK MENAMBAH WAWASAN DAN PENGETAHUAN PERWIRA KORPS PELAUT ANTARA LAIN PENGETAHUAN TENTANG PEMBINAAN PERWIRA KORPS PELAUT, INFORMASI PENDIDIKAN, ARTIKEL-ARTIKEL KEPELAUTAN SERTA KEBIJAKAN-KEBIJAKAN TERKINI.  SEMUA INI DISAJIKAN AGAR PERWIRA KORPS PELAUT DAPAT MENGIKUTI PERKEMBANGAN TERKINI DAN TETAP MENJADIKAN KORPS PELAUT SEBAGAI LEADING DI TNI ANGKATAN LAUT.

 

PARA PERWIRA KORPS PELAUT YANG SAYA BANGGAKAN,

 

SEBELUM SAYA MENGAKHIRI PEMBEKALAN INI SAYA SAMPAIKAN BEBERAPA TIPS UNTUK MENCAPAI SUKSES YANG HARUS DIPAHAMI DAN DIPEDOMANI OLEH PARA PERWIRA KORPS PELAUT  SEKALIAN DENGAN LANGKAH-LANGKAH ANTARA LAIN:

 

PERTAMA,    PAHAMI TENTANG VISI DAN MISI TNI AL SESUAI KEBIJAKSANAAN PEMIMPIN TNI AL.  SESUAI DENGAN KEBIJAKAN PEMIMPIN TNI AL, VISI TNI AL ADALAH TERWUJUDNYA TNI AL YANG HANDAL DAN DISEGANI. 

 

KEDUA ,        RUMUSKAN VISI DAN MISI PRIBADI DALAM PENGABDIAN.

 

KETIGA,        PERWIRA PELAUT SEBAGAI INSAN HAMBA TUHAN HARUS MEMPUNYAI KEDEWASAAN, KESEHATAN JASMANI MAUPUN ROHANI DAN MAMPU MEMAHAMI DAN MENGERTI HAL YANG BENAR DAN YANG SALAH, SEDANGKAN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN JANGAN PERNAH BERBUAT “KESALAHAN MORAL” JUGA MEMINIMALKAN “KESALAHAN PROFESI”.

 

KEEMPAT,    MERUMUSKAN CITA-CITA YANG INGIN DICAPAI.

 

KELIMA,        MERUMUSKAN KRITERIA TUNTUTAN KEMAMPUAN JABATAN YANG INGIN DICAPAI DAN MELAKUKAN EVALUASI SETIAP TAHUN.

 

KEENAM,      MEMENUHI PERSYARATAN DENGAN MENGISI DAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIRI.

 

         

 

 

DISAMPING ITU, ADA TIGA HAL YANG CUKUP MENARIK BILA BERBICARA TENTANG SUKSES SESEORANG. SUKSES SANGAT DIPENGARUHI OLEH :

1.           KEMAMPUAN SESEORANG

2.           KESEMPATAN YANG ADA

3.           DIRIDHOI OLEH TUHAN YANG MAHA ESA, COBA DIRENUNGKAN HAL INI SECARA MENDALAM.

 

          AKHIRNYA SAYA SELAKU PEMBINA KORPS PELAUT, MENGUCAPKAN RASA SYUKUR DAN BANGGA ATAS KERJA KERAS KALIAN SEMUA YANG TELAH MENDUKUNG KAMI SEBAGAI PIMPINAN ANGKATAN LAUT, TANPA PARTISIPASI DARI KITA SEMUA KEBERHASILAN TENTUNYA SULIT UNTUK DIRAIH. DISISI LAIN SUKSES ITU JUGA ANUGERAH YANG MAHA KUASA YANG PATUT DISYUKURI SEMOGA PENGABDIAN KITA KEPADA BANGSA DAN NEGARA BERMANFAAT BAGI GENERASI SEKARANG MAUPUN GENERASI MENDATANG.

 

SEKIAN DAN TERIMA KASIH.

JALESVEVA JAYAMAHE.

WASSALAMUALAIKUM WARAMATULLAHI WABAROKATUH.

 

 

ASISTEN OPERASI KASAL

SELAKU

CHIEF CORPS PELAUT

 

 

HARI BOWO, M.Sc.

LAKSAMANA MUDA TNI